Kembali ke Hasil Kelitbangan Detail Penelitian

Implementasi Kemitraan Triple Helix pada Sistem Informasi Pemantauan Covid 19 di Sumatera Selatan: SiPantau Covid-19

Cover
Tahun 2025
Kategori: Penelitian
Penulis / Kontributor

Ekowati Retnaningsih, Irwan, Nuryanto, Oktaf Juairiyah, Reni Oktarina, Oom Komalasari

Abstrak / Deskripsi

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia pada tahun 2020 menyebabkan lonjakan kasus di Indonesia, dengan 4,2 juta kasus terkonfirmasi hingga akhir 2021. Penularan banyak terjadi melalui mobilitas pelaku perjalanan dari daerah berisiko tinggi ke wilayah lain. Pada saat itu, Indonesia belum memiliki sistem digital untuk memantau pergerakan masyarakat secara efektif, sementara metode manual dinilai berisiko. Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Litbang Provinsi Sumatera Selatan menginisiasi penelitian terapan yang bertujuan menghasilkan aplikasi sistem informasi pemantauan Covid-19 berbasis kemitraan triple helix (akademisi, pemerintah, dan sektor swasta). Penelitian menggunakan metode operasional riset. Hasil penelitian mengidentifikasi sejumlah masalah: penyebaran cepat Covid-19, tingginya mobilitas masyarakat, belum adanya sistem pemantauan digital, dan lemahnya sinergi antaraktor. Aktor triple helix yang terlibat antara lain Universitas MDP, Balitbangda, pelaku perjalanan, pengusaha angkutan, Ketua RT, serta jajaran pemerintah. Peran masing-masing diatur: akademisi sebagai pengembang aplikasi, pemerintah sebagai pengawas dan penindak lanjut, dan masyarakat sebagai pengguna. Produk yang dihasilkan mencakup aplikasi mobile untuk pengguna dan petugas, serta aplikasi berbasis web untuk control room. Modul untuk instansi terkait juga telah dikembangkan dan diuji coba, dengan implementasi ditetapkan melalui SK Gubernur. Kemitraan triple helix terbukti efektif dalam mengembangkan sistem ini.

Dokumen Penelitian Tersedia

Unduh laporan hasil penelitian lengkap dalam format PDF / Dokumen.

Unduh Laporan