Guttifera1, Selly Ratna Sari, Desri Yesi, Elmeizy Arafah, Gemala Cahya
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan kerupuk yang dapat
mengembang dan menghasilkan kenampakan (appearance) permukaan yang
baik ketika dimatangkan dengan microwave oven. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Perlakuan pada penelitian
ini terdiri dari dua jenis yaitu dari sisi formulasi ikan lele dan tapioka (A) dan
sisi level daya (B) yang digunakan (A1=1:2,5,A2=1,2:2,3,A3=1,4:2,1) dan
(B1=medium, B2 = high). Parameter yang ditentukan meliputi volume
pengembangan, tekstur dan SEM (Scanning Electron Microscopy). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan formulasi ikan lele dan tapioka (A)
dan level daya (B) tersebut berpengaruh nyata terhadap volume
pengembangan dan tekstur kerupuk yang dimatangakan dengan microwave
oven. Kerupuk yang memiliki volume pengembangan tertinggi dan memiliki
tekstur terenyah (terendah) adalah A3B2 (1,4:2,1, high) dengan volume
pengembangan sebesar 948,07% dan tekstur 133,47 gf. Gambar hasil analisa
SEM (Scanning Electron Microscopy) menunjukan bahwa sampel dengan
formulasi kandungan ikan tertinggi dapat menghasilkan kenampakan
(appearance)permukaan yang lebih halus dibandingkan dengan perlakuan
lainnya.
Unduh laporan hasil penelitian lengkap dalam format PDF / Dokumen.
Pilih Akun