Desri Yesi, Ekowati Retnaningsih, Pardomuan Robinson Sihombing, Nuryanto, Irni Novitha
Latar Belakang: Akses terhadap layanan kesehatan merupakan hak setiap warga negara, namun dalam kenyataannya, akses layanan kesehatan ini belum merata dirasakan oleh masyarakat karena banyak variabel yang mempengaruhinya.
Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui variabel yang berpengaruh terhadap akses layanan kesehatan di Indonesia.
Metode: penelitian ini menggunakan longitudinal analysis data panel. Data panel diambil dari 34 provinsi di Indonesia tahun 2018 sampai tahun 2022. Pengolahan dan analisis data menggunakan software STATA. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik dengan regresi linier.
Hasil: Variable sisi individu dan keluarga yang berpengaruh terhadap akses layanan kesehatan penduduk dengan keluhan kesehatan adalah variable need (adanya keluhan), kepemilikan jaminan kesehatan dan ability to pay. Penelitian ini menemukan bahwa faktor kontektual sosial ekonomi yaitu wilayah dengan angka kemiskinan tinggi atau kantong kemiskinan, mempunyai pengaruh paling besar terhadap akses layanan kesehatan.
Kesimpulan: Untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, tidak dapat dibebankan kepada sektor kesehatan saja, namun diperlukan perencanaan komprehensif terintegrasi, kolaborasi unsur Penta-Heliks untuk menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan.
Unduh laporan hasil penelitian lengkap dalam format PDF / Dokumen.
Pilih Akun