Detail Kegiatan

Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kota Prabumulih

Penulis: Admin Website
Selasa, 28 April 2026
Bagikan Kegiatan:

Palembang. Selasa, 28 April 2026 , bertempat di Ruang Pertemuan  Rumah Walikota Prabumulih. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Selatan didampingi Fungsional Analisis Pemanfaatan Iptek Ahli Madya (Samsudin , SE, MM), Fungsional Analisis Pemanfaatan Iptek Ahli Madya (Nuryanto, DCN., M.Kes), dan Fungsional Analisis Pemanfaatan Iptek Ahli Muda (Achmad Yulius, S.Si)  menghadiri  Monitoring dan Evaluasi  pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kota Prabumulih
Peserta kegiatan ini  terdiri dari Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan, dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Prabumulih serta seluruh anggota TP PKK  di Kota Prabumulih . 
Diawali Hj. Feby Herman Deru melakukan kunjungan kerja dalam rangka Monitoring dan Evaluasi  pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kota Prabumulih, yang disambut langsung oleh Walikota Prabumulih M. Ardian didampingi Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Arlan beserta Wakil Ketua TP-PKK Prabumulih Nuning Mulya Franky (Selasa, 28/04/2026).

"Monitoring ini sangat penting untuk melihat secara langsung hasil dari sosialisasi yang kita lakukan setahun ke belakang, yang utama adalah kegiatannya harus berdampak nyata, Pak Wali. Program-program ini harus benar-benar menyentuh level kelurahan dan desa agar target kesejahteraan yang ingin kita capai bisa terwujud secara merata," tegas  Feby saat memberikan sambutan.

Sementara itu, Walikota Prabumulih M. Arlan mengapresiasi kehadiran TP PKK Provinsi Sumatera Selatan sebagai momentum untuk meningkatkan performa organisasi di wilayahnya. Ia melaporkan bahwa 10 Program Pokok PKK telah diimplementasikan secara berjenjang.

"PKK Kota Prabumulih telah meraih berbagai capaian di berbagai bidang, namun kami menyadari masih banyak yang harus ditingkatkan. Kedatangan tim dari provinsi memberikan wawasan dan arahan strategis bagi kami untuk menyempurnakan langkah-langkah ke depan," ujar Walikota.

Usai melakukan evaluasi formal,  Feby Herman Deru  meninjau langsung Rumah Busana Riady yang merupakan inovasi unggulan Kota Prabumulih, dengan memanfaatkan benang dari serat daun nanas.

Saat mengunjungi Koperasi Miwa Pineapple di Gunung Ibul Utara, Ibu Feby mengapresiasi langkah inovatif Prabumulih dalam mengolah limbah daun nanas menjadi produk fashion bernilai tinggi.

Hebatnya, industri kreatif ini menerapkan prinsip Zero Waste yang mana kulit nanas dimanfaatkan sebagai pewarna kain alami dan limbah daun diolah kembali menjadi pakan ternak, tepung, dan pupuk organik.

"Pemanfaatan potensi lokal seperti serat nanas menjadi produk fashion bernilai tinggi adalah langkah konkret pemberdayaan ekonomi yang sejalan dengan semangat PKK", puji Feby.

Turut hadir Para Kepala OPD Pemprov Sumsel.